HAPPY INDEPENDENCE DAY, voor konco lan sedulur ing Surinaam. (25 November 1975 - 25 November 2019) Oang Jawa di Suriname Hari ini, 9 Agu...
HAPPY INDEPENDENCE DAY, voor konco lan sedulur ing Surinaam.
(25 November 1975 - 25 November 2019)
Oang Jawa di Suriname
Hari ini, 9 Agustus 1890, 127 tahun silam, mengenang 94 orang Jawa, diangkut Belanda, meninggalkan tanah leluhurnya untuk berjudi hidup di tanah asing yg sangat jauh, lebih tiga bulan menggunakan kapal layar!
Menumpang kapal Koningin Emma, 61 pria, 31 wanita dan dua anak-anak, tiba di Paramaribo, Suriname, Amerika Selatan yang saat itu masih hutan lebat dan bekerja sebagai buruh perkebunan.
Bila saat ini Suriname dikenal sebagai negara merdeka dan maju, setidaknya ke 94 orang pionir ini turut memiliki andil, sebab bahasa Jawa tetap dipakai di negara itu, bahkan di tahun 2010, enam orang Menteri di Suriname adalah keturunan Jawa.
Hilir mudiknya keturunan Jawa asal Suriname yang kerap melakukan perjalanan di Timur Tengah, menyebabkan bandara di Dubai merasa perlu untuk memakai bahasa Jawa saat mengumumkan jadwal penerbangan mereka!
Mengenang perjalanan bersejarah yang luar biasa ini, hari ini, Suriname merayakan Hari Imigrasi. Sebuah hari yg besar, sarat makna dan menguras emosi, terutama bagi warga Suriname keturunanan Jawa. Lebih seabad silam ada sekelompok manusia hebat yg berusaha mengubah nasib,berjuang susah payah dan mereka berhasil!
foto: sebuah keluarga Jawa di Paramaribo, seabad silam.
#perangduniagunwib
Credits https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=2896599730374402&id=100000732108551
(25 November 1975 - 25 November 2019)
Oang Jawa di Suriname
Hari ini, 9 Agustus 1890, 127 tahun silam, mengenang 94 orang Jawa, diangkut Belanda, meninggalkan tanah leluhurnya untuk berjudi hidup di tanah asing yg sangat jauh, lebih tiga bulan menggunakan kapal layar!
Menumpang kapal Koningin Emma, 61 pria, 31 wanita dan dua anak-anak, tiba di Paramaribo, Suriname, Amerika Selatan yang saat itu masih hutan lebat dan bekerja sebagai buruh perkebunan.
Bila saat ini Suriname dikenal sebagai negara merdeka dan maju, setidaknya ke 94 orang pionir ini turut memiliki andil, sebab bahasa Jawa tetap dipakai di negara itu, bahkan di tahun 2010, enam orang Menteri di Suriname adalah keturunan Jawa.
Hilir mudiknya keturunan Jawa asal Suriname yang kerap melakukan perjalanan di Timur Tengah, menyebabkan bandara di Dubai merasa perlu untuk memakai bahasa Jawa saat mengumumkan jadwal penerbangan mereka!
Mengenang perjalanan bersejarah yang luar biasa ini, hari ini, Suriname merayakan Hari Imigrasi. Sebuah hari yg besar, sarat makna dan menguras emosi, terutama bagi warga Suriname keturunanan Jawa. Lebih seabad silam ada sekelompok manusia hebat yg berusaha mengubah nasib,berjuang susah payah dan mereka berhasil!
foto: sebuah keluarga Jawa di Paramaribo, seabad silam.
#perangduniagunwib
Credits https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=2896599730374402&id=100000732108551