Archive Pages Design$type=blogging

Jangan Asal Minum Obat PUYER

Salahnya Puyer Terinspirasi dari laporan jaga harian pagi ini… (Tulisan lama saya lebih dari 8 tahun silam di http://arifianto.blogspot.c...

Salahnya Puyer
Terinspirasi dari laporan jaga harian pagi ini…

(Tulisan lama saya lebih dari 8 tahun silam di http://arifianto.blogspot.co.id/2008/01/salahnya-puyer.html)

Kasus syok anafilaktik yang diduga akibat alergi obat. Anak umur 5 tahun. Sebelumnya pasien hanya sakit ringan, batuk pilek saja. Pergi ke dokter, diberi resep puyer, dan ditebus obatnya. Ada lima macam obat yang tercantum, termasuk dua jenis antibiotika tablet yang digerus dan dicampur ke dalam puyer. Dua jam setelah minum puyer, anak mulai lemas, hilang kesadaran, dan dibawa ke RS. Diagnosisnya syok anafilaktik. Pertanyaannya: obat mana yang menimbulkan reaksi alergi berat?

Jangan Asal Minum Obat PUYER

Meneketehe. Inilah dilema memberikan puyer. Terlepas dari masalah di atas, puyer tidak memiliki dasar ilmiah. Lihatlah ke semua negara lain, termasuk negara tetangga atau negara yang lebih miskin di belahan Afrika, tidak ada satupun yang memberikan obat dalam bentuk puyer. Bayangkan saja, beberapa jenis obat, digerus dalam satu wadah/lumpang, kemudian dikerok dengan kertas, dan dibagi-bagi ke beberapa lembaran kertas puyer dengan mata telanjang. Yakin bahwa tiap kertas puyer memiliki dosis miligram yang sama? Diberikan ke anak kecil pula (tentu saja, namanya juga puyer), yang dosisnya harus benar-benar akurat. Penyimpangan dosis sebesar sekian miligram dapat menimbulkan efek samping dan keracunan obat. Belum lagi potensi interaksi kimiawi/farmasetik antar obat yang dicampur dalam satu sediaan. Bisa jadi mengurangi potensi obat, sehingga pemberian obat tidak memberikan efek (lalu untuk apa diberi obat), atau menyebabkan potensi efek samping dan toksisitasnya meningkat. Yang timbul adalah penyakit baru gara-gara minum puyer. Kemudian lumpang yang belum bersih benar digunakan lagi untuk mencampur obat-obatan baru dari pasien lain. Logikanya adalah sangat mungkin tercampur dengan serbuk sisa obat-obatan sebelumnya.

Penyakit apa sih memangnya yang harus diberi obat sedemikian banyak? Batuk-pilek akibat infeksi virus? Kan sembuh sendiri. Paling diberi parasetamol/asetaminofen kalau ada demam di atas 38,5 derajat selsius. Butuh antibiotika? Kan infeksi virus, bukan bakteri. Lalu obatnya apa? Wait and observe… until recovery.

Kalau anak memang butuh obat, ya jangan minta puyer. Minta saja sirup dengan sendok/pipet takarnya.

(gambar dari www.who.int)


COMMENTS

Nama

akordeon akordion alat cukur alat musik Alat tukang Almari alu Ampli antik artikel asbak baki Ballpoint bandung batu akik Bel bel andong belati Bell BERITA berita & artikel binocular bmw bogor Boneka borgol botol bukittinggi buku c50 C70 Camera video cangkir ceret cermin cetakan cirebon classic Corolla cukit cukuran Dakon demak depok dinamo dinamo sepeda Dipan dkw Dokar dokumen dongkrak Doop drum elektronik emblem fiat foto furniture gading gagang pintu Game watch gantungan Gauswheel gebyok Gelas Gembok Gerobak Gilingan keju gilingan kopi Gitar elektrik Gitar listrik globe gosokan gramaphone guci gunting Handle pintu hape headset helm hiasan Holden Honda hp humor Ibanez info Iras jakarta jaket jam Jam dinding jam tangan jember jendela jirigen jogja joglo kaca kacamata Kalkulator kalung kamera Kamera video kapstok kaset kayu kediri kendal kinangan Kipas angin klakson klasik klaten klonengan sapi koin koper Korek kotak kudus Kunci kuningan kursi Kursi tamu kusen lamongan lampu Lampu dokar lampu minyak lampu sepeda lampung langka Lelang Lemari lepek logam lokomotif lumpang madiun magelang magetan mainan majalah malang malng mangkok Marmer maskot mebel meja Meja kursi mesin hitung mesin jahit mesin kasir mesin ketik mic Miniatur mobil Mobil-mobilan moped motor nampan ngawi organ p50 Pagar Pajangan part motor patung patung kayu pedang pekalongan peluit peluru penggulung pensil peralatan perhiasan Peti peti kayu petromax piano piringan piringan hitam pisau Pistol plang plang nama promo Properti proyektor radio Rak Resep Robot Rumah sablon sabuk Sadel salatiga Salon speaker Sehat Sejarah semarang semprong senapan sendok senjata senter sepeda Sepeda anak sepeda-anak sepur Serut serutan pensil setrika sidoarjo sirine solo spion sragen stempel Stir stopwatch Stroller surabaya surat tangsel tape Tape deck tape perekam tape recorder tas tegal teko telephone telpon termos Terompet timbangan Topi Toples tv uang ukiran vespa wadah walkman wonosobo
false
ltr
item
LAPAK BARANG ANTIK: Jangan Asal Minum Obat PUYER
Jangan Asal Minum Obat PUYER
https://3.bp.blogspot.com/-s0CmoQ2XgZU/W8W-RR962lI/AAAAAAABzZk/Mjzgbdd2DCQsofkBqYNBaJ0_NJGyC5_GwCLcBGAs/s1600/FB_IMG_1539685887981.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-s0CmoQ2XgZU/W8W-RR962lI/AAAAAAABzZk/Mjzgbdd2DCQsofkBqYNBaJ0_NJGyC5_GwCLcBGAs/s72-c/FB_IMG_1539685887981.jpg
LAPAK BARANG ANTIK
https://lapak-barangantik.blogspot.com/2018/10/jangan-asal-minum-obat-puyer.html
https://lapak-barangantik.blogspot.com/
https://lapak-barangantik.blogspot.com/
https://lapak-barangantik.blogspot.com/2018/10/jangan-asal-minum-obat-puyer.html
true
4768204154691306255
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago